Selasa, 03 Mei 2011

HAKIKAT KONSEP DASAR IPS DI SD


1.     HAKIKAT KONSEP DASAR IPS DI SD

      Istilah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang secara resmi mulai dipergunakan di Indonesia sejak tahun 1975 adalah istilah Indonesia untuk pengertian social studies seperti diamerika serikat. Dalam dunia pengetahuan kemasyarakat atau pengetahuan social kita mengenal beberapa istilah seperti ilmu social, studi social dan ilmu pengetahuan social. Untuk  tidak membingungkan penggunaan istilah tadi dalam mengembangkan dan penerapan ilmu pengetahuan yang bersangkutan kita perlu memiliki persepsi yang sama terhadap  istilah tersebut.
1.      Pengertian Ilmu Sosial
Sesuai dengan sebutannya sebagai ilmu, ilmu social itu tekanannya kepada keilmuan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat atau kehidupan social. Oleh karena itu ilmu social ini secara khusus dipelajari dan dikembangkan ditingkat pendidikan tinggi. Ilmu yang masuk kedalam ilmu social tidak hanya diajarkan pada satu jurusan atau lebih luas satu fakultas, melainkan dikembangkan diberbagai fakultas seperti fakultas ilmu-ilmu social, fakultas social politik, fakultas pendidikan ilmu pengetahuan social dan lain sebagainya.
Berkenaan dengan ilmu social ini,Norma Mackenzie (1975) mengemukakan bahwa ilmu social adalah semua bidang ilmu yang berkenaan dengan manusia dalam konteks sosialnya atau dengan kata lain adalah semua bidang ilmu yang mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat.
            Bidang ilmu yang termasuk dalam ilmu social adalah:
a.          Sosiologi berkenaan dengan aspek antar hubungan manusia dalam kelompok
b.         Psikologi social berkenaan dengan aspek kejiwaan manusia sebagai anggota masyarakat
c.          Ilmu hukum berkenaan dengan aspek norma, peraturan dan hukum
d.         Ilmu Politik berkenaan dengan kebijaksanaan dan kesejahteraan social
e.          Ilmu pemerintahan berkenaan dengan aspek pemerintahan dan kenegaraan
f.          Antropologi budaya berkenaan dengan aspek kebudayaan
g.         Ilmu Sejarah berkenaan dengan waktu dan ruang dengan aspek kesejarahan
h.         Ilmu goegrafi berkenaan dengan keruangan antara factor manusia dengan factor alam dan lingkungan
i.           Ilmu ekonomi berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan manusia dan kelangkaan
j.           Ilmu manajemen berkenaan dengan aspek pengelolaan, pengorganisasian, pengurusan, pengaturan, dan lain sebagainya.
k.         Ilmu pendidikan berkenaan dengan aspek pendidikan.




2.      Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial
IPS sebagai bidang studi memilikigarapan yang dipelajari cukup luas. Bidang garapannya itu meliputi gejala-gejala dan masalah kehidupan manusia di masyarakat. Tekanan yang dipelajari IPS berkenaan dengan gejala dan masalah kehidupan masyarakat bukan pada teori dan keilmuannya, melainkan pada kenyataan kehidupan kemasyarakatan.
            Pengertian IPS adalah bidang studi yang mempelajari dan menelaah serta menganalisis gejala dan masalah social di masyarakat ditinjau dari berbagai aspek kehidupan secara terpadu.
            Ruang lingkup IPS adalah hal-hal yang berkenaan dengan manusia dan kehidupannya meliputi semua aspek kehidupan manusia sebagai anggota masyarakat. Aspek kehidupan manusia dikaji berdasarkan satu kesatuan gejala social atau masalah social ( tidak melahirkan bidang ilmu). Tujuan IPS adalah membentuk warga Negara yang berkemampuan social dan yakin akan kehidupannya sendiri ditengah-tengah kekuatan fisik dan social.
            Pendekatan yang digunakan dalam IPS adalah pendekatan interdisipliner atau multi disipliner dan lintas sektoral. IPS diajarkan pada tingkat rendah sampai tingkat tinggi yaitu diajarkan sejak kelas III SD sampai perguruan tinggi.

Hakikat konsep dasar IPS adalah
1.      Telaah tentang manusia dan dunianya. Manusia sebagai makhluk sosial selalu hidup bersama dengan sesamanya. Dengan kemajuan teknologi pula sekarang ini orang dapat berkomunikasi dengan cepat di manapun mereka berada melalui handphone dan internet. Kemajuan Iptek menyebabkan cepatnya komunikasi antara orang yang satu dengan lainnya, antara negara satu dengan negara lainnya. Dengan demikian maka arus informasi akan semakin cepat pula mengalirnya. Oleh karena itu diyakini bahwa “orang yang menguasai informasi itulah yang akan menguasai dunia”.
2.      Manusia sebagai mahluk social selalu hidup bersama dengan sesamanya. Maksudnya disini adalah manusia tidak dapat hidup sendirian karena manusia adalah makhluk social yang saling membutukan antara satu dengan yang lainnya.
3.      Manusia menghadapi tantangan dari lingkungan dan sesamanya maksudnya disini manusia dalam menjalani kehidupan harus bisa berinteraksi atau menyesuaikan diri antara satu dengan yang lain atau lingkungannya.
4.      Memandang manusia dari berbagai sudut pandang. Maksudnya disini adalah mengajarkan kita untuk lebih mengerti dan memahami sesama dari berbagai segi kehidupan.  Memandang manusia sebagai mahluk tuhan, memandang manusia sebagai mahluk individu dan memandang manusia sebagai mahluk social.



Aspek-aspek kehidupan yang dipelajari dalam IPS
  1. Hubungan sosial: semua hal yang berhubungan dengan interaksi manusia tentang proses, faktor-faktor, perkembangan, dan permasalahannya dipelajari dalam ilmu sosiologi
  2. Ekonomi: berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan manusia, perkembangan, dan permasalahannya dipelajari dalam ilmu ekonomi
  3. Psikologi: dibahas dalam ilmu psikologi
  4. Budaya: dipelajari dalam ilmu antropologi
  5. Sejarah: berhubungan dengan waktu dan perkembangan kehidupan manusia dipelajari dalam ilmu sejarah
  6. Geografi: hubungan ruang dan tempat yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dipelajari dalam ilmu geografi
  7. Politik: berhubungan dengan norma, nilai, dan kepemimpinan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dipelajari dalam ilmu politik
Tujuan Pendidikan IPS
1.      Membentuk warganegara yang baik dan demokratis ( Good Citizen)
  1. Mengajarkan konsep-konsep dasar sosiologi, geografi, ekonomi, sejarah, dan kewarganegaraan, pedagogis, dan psikologis.
  2. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan sosial
  3. Membangun komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan
  4. Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, baik secara nasional maupun global.
Ada 5 macam sumber materi IPS antara lain:
a. Segala sesuatu atau apa saja yang ada dan terjadi di sekitar anak sejak dari keluarga, sekolah, desa, kecamatan sampai lingkungan yang luas negara dan dunia dengan berbagai permasalahannya.
b. Kegiatan manusia misalnya: mata pencaharian, pendidikan, keagamaan, produksi, komunikasi, transportasi.
c. Lingkungan geografi dan budaya meliputi segala aspek geografi dan antropologi yang terdapat sejak dari lingkungan anak yang terdekat sampai yang terjauh.
d. Kehidupan masa lampau, perkembangan kehidupan manusia, sejarah yang dimulai dari sejarah lingkungan terdekat sampai yang terjauh, tentang tokoh-tokoh dan kejadian-kejadian yang besar.
e. Anak sebagai sumber materi meliputi berbagai segi, dari makanan, pakaian, permainan, keluarga.
Landasan Hukum Kurikulum IPS SD antara lain :
-          Pancasila
-          UUD 1945
·         Pembukaan UUD 1945
·         Pasal 31
-          Undang-undang No 2 tahun 1989 tentang system pendidikan Nasional
-          Peraturan pemerintah nomor 28 Tahun 1990 tentang pendidikan dasar
-          Keputusan Mendikbud RI nomor 060/U/1993 tentang kurikulum pendidikan dasar
Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD bersumber dari ilmu-ilmu social di universitas dengan mempertimbangkan tingkat kecerdasan, kematangan jiwa dan karakteristik siswa. Materi atau bahan pelajaran yang diajarkan harus disederhankan, diseleksi, diadaptasi dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan anak SD serta disajikan secara ilmiah dan pedagogic.

Peran Guru IPS adalah
1.      Memberikan bekal pengetahuan
2.      Membina kesadaran, keyakinan, sikap
3.      Membina keterampilan hidup bermasyarakat
4.      Membina, memberikan bekal dan kesiapan
5.      Isi pesan nilai moral budaya bangsa